Bukan Untuk diingat Saja

“Bukan Untuk diingat Saja”

Permainan merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan. Permainan biasanya dilakukan sendiri atau bersama-sama.

Sekedar mengingat ke masa lalu. Dulu kita mungkin sering bermain. Tapi tidak bermain PS dan game. Tapi sebuah permaian tradisional yang unik. Kalaupun tidak ingat, paling toidak kita mengenal permaianan-permaian tradisional nusantara berikut. Walaupun tradisional, tapi permanaian berikut tentu saja asyik dan menarik. Tapi belakangan permaianan ini mulai pudar. Tak banyak anak kecil yang memainkan permainan ini lagi.

Nah, sekedar mengingat saja. Barangkali ada yang lupa atau tidak tahu dengan beberapa permaianan tradional ini. Mari kita coba lagi untuk mengenal lagi permaianan-permaian tradional berikut. Permaianan tradisioanl dari berbagai daerah di Indonesia yang cukup populer.

Conglak

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.

Nama congklak sendiri berbeda disetiap daerah. Di jawa mungkin lebih dikenal dengan nama dhakon atau dhakonan. Di Sulawesi, orang-orang lebih cenderung menyebutnya sebagai Mokaotan, Maggaleceng. Bahkan dalam bahasa inggris sendiri nama congklak juga dikenal sebagai Mancala.

Tekniknya, permaianan congkal dimainkan oleh dua orang. Media yang digunakan umumnya papan kayu yang mempunyai 16 buah lobang yang terdiri dari 14 buah lobang kecil dan dua buah lobang besar. Tujuh lobang kecil adalh milik pemain pertama dan tujuh lobang kecilo sisanya milik pemain kedua.

Pada wal permainan setiap lobang juga diisi dengan tujuh buah biji. Kemudian seorang pemain akan memainkannya dengan mengambil biji dalam lobang kecil da mengisinya pada lobang kecil disebelah kanannya dan seterusnya.

Bila lobang kecil habis dilobang kecil yang berisi biji lainnya, maka ia melanjutkan dan melanjutkannya. Bila lobang tersebut berhenti pada lobang besar miliknya maka ia berhak memilih lagi lobang kecil yang akan dimainkan lagi. Bila biji tersebut berhenti pada lobang kecil y6ang kosong maka ia akan mengambiilk biji yang berhadapan pada lobang kosong tersebut.

Permaianan ini dianggap selesai jika bila sudah tidak ada lagi biji yang dapat diambil Pemenangnya adalah yang mempunyai biji terbanyak.

Gasing

Tidak hanya di Indonesia, diseluruh dunia lainnya gasing juga cukup populer dengan nama dan bentuk yang beragam.Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Sejarah membuktikan bahwa gasing adalah permaianan tradisioanal yang tertua.

Gasing biasanya berputar terhuyung-huyung untuk beberapa saat hingga interaksi bagian kaki (paksi) dengan permukaan tanah membuatnya tegak. Setelah gasing berputar tegak untuk sementara waktu dan akan berhenti secara perlahan.

Cara memainkan gasing tidaklah sulit. Yang penting pemain gasing tidak boleh ragu-ragu dalam melempar gasing ke permukaan bidang datar.

Yo-yo

Ada juga permaianan tradisional lain yang hampir sama dengan gasing namanya Yo-yo. Walaupun bahannya sama-sama terbuta dari kayu atau plastik dan cara kerjanya sama-sama diputar. Namun Yo-yodimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus.

Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu.

Petak Umpet

Mungkin sebahagian kita banyak yang tahu dengan permaian ini. Permaian petak umpet sangat terkenal di seluruh Nusantara.

Sebelum bermain, biasanya seluruh pemain melakukan Hompipa untuk menentukan siapa yang mencari dan siapa yang bersembunyi. Yang mencari akan menghitung apada hitungan yang ditetapkan. Dan yang bersembunyi akan bersembunyi sejauh mungkin. Jika menemukan pemain lainna ia akan berlari pada daerah tempat ia melakuakn hitungan tadi dan menyebut nama pemain yang ditemukan tadi.

Yang paling seru adalah ketika si penjaga akan mencari pemain lainnya. Biasanya ia akan meninggalkan tempat jaganya. Dan teman yang bersembunyi akan keluar dan menyentuh tempat tadi. Maka si penjaga kan mengulang lagi pencarian. Bila semua pemain telah ditemukan maka yang menjadi penjaga adalah orang yang ditemukan pertama.

Gatrik

Gatrik sering juga dikenal dengan nam Tak Kadal atau Pati lele. Permaian ini cukup populer dahulunya. Permainan ini menggunakan alat dari dua potongan bambu yang satu menyerupai tongkat berukuran kira kira 30 cm dan lainnya berukuran lebih kecil.

Pertama potongan bambu yang kecil ditaruh diantara dua batu lalu dipukul oleh tongkat bambu, diteruskan dengan memukul bambu kecil tersebut sejauh mungkin.

Setelah selesai maka lawan akan memberi hadiah berupa gendongan dengan patokan jarak dari bambu kecil yang terakhir hingga ke batu awal permainan dimulai tadi. Makin jauh, maka makin enak digendong dan lawan akan makin lelah menggendong.

Benteng

Permainan benteng dimainkan oleh dua kelompok. Masing-masing kelompok memilih tempat sebagai benteng atau markasnya. Biasanya sebuah pohon, tiang atau pilar yang digunakan sebagai ‘benteng’.

Dalam permaian ini masing-masing kelompok akan akan berusaha merebut dan menyerang benteng milik lawannya dengan cara menyentuhnya dengan meneriki kata “Benteng”.

Atau bisa juga kelompok menawan seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Permainan ini butuh kecepatan lari dan juga strategi yang handal.

Enggrang

Permaian engrang dimainkan dengan menggunakan dua potongan bambu atau kayu sepanjang dua meter dan tempat pijakan kaki sepanjang 30 cm. Pemain akan berusaha naik keatas enggrang dan berjalan dengan enggrang dengan menyeimbnagkan tubuhnya.

Biasanya da yang melakuakn jalan yang tercepat menggunakan enggrang. Bahkan ada juga yang melakuakn main bola dengan mengggunakan engrang.

Galasin

Permainan ini terdiri dari dua tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 3 orang. Inti permainannya adalah mencegat lawan agar tidak bisa lolos ke baris terakhir. Biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis.

Biji Karet

Inti permainan ini adalah mengadu kekuatan biji karet. Kadang-kadang ada yang mengumpulkan karet bekas bungkus dan ada juga ada yang membeli karet kiloan.Atau juga dapat dimainkan dengan cara melemparkan karet gelang milik kita ke karet gelang milik lawan yang tersebar dan menjadi umpan. Jika karet gelang milik kita mengenai karet gelang tersebut, maka karet gelang milik lawan menjadi milik kita. Kemenangan ditandai dengan banyaknya karet gelang ditangan kita.

Dampu

Ini permainan batu yang disusun sedemikian rupa dan kita berusaha menjatuhkan susunan batu itu dengan menggunakan batu lain yang diletakkan di kaki kita.

Gebokan

Ini biasanya menggunakan pecahan genteng yang disusun keatas sehingga berbentuk menara dan kemudian kita akan menjatuhkan susunan itu dari jarak jauh dengan bola kasti dan jika susunan itu terjatuh maka lawan harus menyusun kembali pecahan genteng kemudian mengambil bola kasti dan melempar bola kasti ke arah kita. Kemenangan ditandai dengan berdirinya menara pecahan genteng dan tubuh kita terkena bola kasti.

Ular Naga Panjang

Permainan ini hanya untuk bergembira sambil menyanyikan lagu ular naga. “Ular Naga Panjangnya Bukan Kepalang, Berjalan-jalan selalu riang gembira, dst”

Aneka Jenis Permainan Tradisional

Ada beberapa permaian tradisional yang cukup populer. Tapi sekarang jarang yang memainkannya. Berikut sejumlah permaianan tradisional dengan berbagai istilah dari nusantara. Nah semoga bisa menginngat.

1. Kelereng
2. Layang-layang
3. Bentenngan
4. Petak Umpet
5. Gasing
6. Yo-yo
7. Pati Lele
8 . Galah Asin atau Gobak Sodor
9. Congkak
10 Dor tap
11. Lompat Tali
12. Sepak kaleng
13. Silat
14. Sepak rago
15. Randai
16 Dam Harimau
17 Galah Panjang
18 Biji Saga
19 Kasti
20. Kejar Hen
21. Karet gelang
22 Ular naga
23. Gambar-gambaran

(Fresti Aldi, Berbagai Sumber)

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s