Seperti Mutiara Dalam Lumpur

SMPN 35 Padang

“Bak Mutiara di dalam Lumpur”

Lokasi SMPN 35 Padang

Lokasi SMPN 35 Padang

Enam tahun perjalanannya, masih belum banyak yang mengenal SMPN 35 Padang. Jika menyebutkan SMPN 35 Padang orang-orang mungkin akan bertanya. Terutama tentang keberadaan dan lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota, di Seberang Palinggam

Berawal dari enam tahun lalu sekolah ini didirikan. Masih minim fasilitas dan minim prasarana. Pertama didirikan tahun 2002 lalu hanya ada enam buah ruang belajar, satu mushalla, satu labor, satu perpustakaan, satu tatausaha dan lapangan upacara yang seadanya.

Awal dibuka, hanya menerima tiga kelas. Proses penerimaannya juga masih dibantu oleh SMPN 20 Padang. Bahkan, saat melakukan Masa Orientasi Siswa juga dibantu oleh OSIS dari SMPN 20 Padang. Tidak hanya itu saja, semua guru dan kepala sekolahnya juga berasal dari SMPN 20 Padang.

Namun, hanya enam bulan. Lepas dari itu SMPN 35 Padang sudah berdiri sendiri. Bahkan, sudah mempunyai kepala sekolah sendiri yakni bapak Usdenta Lubis yang secara resmi merupakan kepala sekolah pertama SMPN 35 Padang. Guru-guru pun sudah mulai berdatangan satu-satu, meskipun satu guru terkadang mengajar dua tau tiga mata pelajaran sekaligus.

Saat itu sarana dan prasarana juga masih seadanya. Bahkan untuk membeli sound system saja diperlukan kumpulan seratus demi seratus rupiah yang dinamakan getus OSIS (Gerakan Seratus Osis). Bahkan sejumlah prasarana lain juga didapat dengan cara yang tak mudah.

Perlahan demi perlahan perkembangan SMPN 35 mulai mengalami perubahan, meskipun tidak begitu pesat. Memasuki usia tiga tahun pendiriannya, sekolah ini sudah mulai melakukan pembangunan termasuk dengan penambahan ruang belajar lagi. Bersamaan dengan bertukarnya kepala sekolah dari Bapak Usdenta Lubis kepada Bapak Drs Hakim. Sejumlah kelas sudah dibangun, ruang perpustakaan sudah mulai diberdayakan termasuk dengan penambahan labor komputer sebagai bentu penunjang sarana dan prasarana belajar.

Untuk sekarang, di enam tahun pendiriannya sudah ada dua belas ruang belajar. Tiga kelas VII, tiga kelas VIII dan tiga kelas IX. Satu labor komputer, satu perpustaakaan, satu tata usaha, satu labor IPA dan satu buah pangung serbaguna yang selalu dipakai saat ada acara, pangung permanen di yang terletak diantara labor IPA dan perpustaakan.

Semua siswa sudah satu shift masuk pagi. Sudah ada 31 orang guru yang mengajar disekolah ini, kesemua gurunya tidak lagu guru bantu. Dan sekarang juga sudah ada 4 orang kepala sekolah yang untuk saat ini dijabat oleh Haslinda SPD yang dilantik 4 juni 2008 lalu.

imgp4251

Haslinda, Spd, Kepsek SMPN 35 Padang


Targetnya, sekolah ini masih terus ingin melakuakan perubahan bahkan untuk menambha ruang belajar. Tapi sayangnya terkendala sengketa lokasi tanah dengan warga setempat. Bu Irneti, wakil kepala sekolah menjelaskan pihaknya tetap akan menambah jumalh kelas belajar.

Sekolah rencananya akan membuat ruang belajar yang bertingkat. Namun sayangnya untuk memenuhi keinginan tersebut mereka harus menjalani syarat untuk pembuatan gedung sekolah bertingkat yaitu harus sudah sepuluh tahun berdiri. “Kita baru masuk tujuh tahun, tinggal sedikit lagi langkah,” jelas buk Irneti.

Tetap Berprestasi

Walaupun masih tergolong muda, soal prestasi SMPN 35 juga tidak kalah ketinggalan. Sejumlah prestasi membanggakan berhasil ditorehkan sekolah ini belakangan ini. Tercatata beberapa waktu belakangan salah seorang siswa bernama Hafis Zikri berhasil merebut medali emas untuk lomba dayung tingkat Nasional di Bali.

Tidak itu saja, seorang siswinya juga menorehkan prestasi masih dalam bidang yang sama. Tapi kali ini, siswi yang bernama Cyndi Anggia juga menjadi juara harapan 1 lomba dayung internasional ASEAN di malaysia. Dari dulu memang sekolah ini langganan melahirkan atlet-atlet. Bahkan sekitar tahun 2005 sekolah ini juga berhasil menjuari lomba dayung dan mendapat hadiah berupa satu buah perahu naga.

Walaupun belum menyentuh bidang akademis, dibidang seni sekolah ini juga masih menonjol. Buktinya bulan Agustus lalu sekolah ini mendapat prestasi sebagai juara 3 lomba lagu perjuangan tingkat Sumatera Barat. Tidak itu saja, dalam lomba tata upacara bendera beberapa waktu lalu juga menjadi juara ketiga tingkat SMPN yang digelar dihalaman kantor balaikota bebrapa waktu lalu.

Sejumlah kegiatan Eeskul juga sudah mulai bermunculan. Seperti, English Club, Komputer, Pramuka, Silat dan TPSA. Saat pelajaran usai pihak sekolah siswa untuk melaksanakan kegiatan sholat berjamaah. Setiap harinya ada tiga kelas yang melaksanakan kegiatan sholat berjamaah. Yang merupakan satu-satu dari kelas VII, VIII dan IX. Hebatnya, walaupun digilir namun masih tetap ada dari kelas yang tidak jadwalnya yag melaksanakan kegiatan sholat berjamaah. Kegiatan seperti ini memang diterapkan dari awal pendiriannya disamping rutin melaksanakan kegiatan wirid setiap jumat pagi.

Ada lagi yang berbeda dari sekolah ini. Saat melihat mading di sekolah ini terlihat ada delapan foto siswa-siswi yang terpajang. Rupanya baru saja sekolah ini juga melakukan pemilihan ketua OSIS. Berbeda dari biasanya dari sekolah SMP biasanya. Setiap nama kandidat berserta fotonya ada di mading sekolah dan tempat lain yang stategis. Didalam poto tersebut juga muncul kata-kata ajakan untuk memilih masing-masing calon, persis seperti pemilihan kepala daerah. Setelah itu sejumlah siswa dan siswi baru memilih calon mereka yang akhirnya dimenangkan oleh Tri Hernanda.

Delapan Kandidat OSIS

Delapan Kandidat OSIS

Tampaknya memang banyak hal menarik yang patut digali sekolah ini. Walupun belum banyak yang kenal dengan sekolah ini hal-hal unik seputar sekolah ini patut dikenal banyak orang. Kedepannya Ibu Irneti berharap sekolah inbi tetap akan melakukan prestasi-prestasi lain yang lebih membanggakan lagi. (Fresti Aldi)

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s