Tak sekedar Rekreasi

Selain kaya dengan alam yang luas serta indah, negeri kita juga kaya dengan Budaya yang beraneka ragam pula. Tak salah, Dari ujung barat sampai ujung timur membentang, begitu banyak suku Budaya. Tiap daerah mempunyai suku dan kebudayaan yang berbeda.
Keberagaman tersebut merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Jarang-jarang Negara yang mempunyai suku yang beragam. Namun, ternyata sebahagian dari kita tidak kenal dengan budaya yang ada di negeri kita ini. Jangankan itu, bahkan untuk kebudayaan yang ada di daerah kita sendiri, kita masih ragu untuk mengatakan kita paham dengan itu.
Padahal, di Minangkabau ini begitu unik. Banyak hal-hal yang menarik. Budaya yang ada sangat menarik untuk kita kenal. Buktinya, banyak orang-orang yang tertarik dengan Minangkabau untuk sekedar tahu, sistem kekerabatan matrilineal yang khas, bangunan adat yang khas, pakaian adat yang menawan sampai dengan kesenian yang menakjubkan.
Keseriusan orang-orang tua untuk mengenalkan kembali kebudayaan daerah ini, khususnya kebudayaan Minangkabau tak pernah mendapat respon positif dari kita semua sebagai generasi muda. Kita terlalu acuh dengan dunia kita masing-masing. Kita tak pernah menanyakan kepada Kakek atau nenek kita tentang kebayaan Minangkabau ini.
Di sekolah, pelajaran tentang kebudayaan juga begitu minim. Sangat sedikit waktu yang diberikan kepada kita untuk belajar tentang Kebudayaan. Pelajaran Kebuadayaan Minangkabau juga terhenti ketika kita menamatkan bangku Sekolah Menengah Pertama. Setelah duduk di Bangku SMA, pelajaran tentang kebuadayaan itu pun hilang. Berganti dengan pelajaran kebuadayaan Jepang dan kebudayaan lainnya. Jika menuntut agar diberikan pelajaran Kebudayaan di sekolah rasanya juga percuma. Sebab, keterbatasan seringkali menjadi faktor untuk mewujudkan hal itu.
Wisata Budaya mungkin menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut. Banyak sekali tempat yang menawarkan pengetahuan tentang budaya. Mulai dari tempat sejarah, museum, Pusat dokumentasi dan lainnya. Ke semua tempat tersebut memang diciptakan untuk tujuan yang sama, yaitu mengenalkan kepada generasi muda perihal budaya daerah kita.
Sayangnya, kita juga masih terkendala dengan persoalan-persoalan yang ada. Walaupun telah didirikan pusat-pusat kebudayaan, museum-museum yang menyimpan cerita dan benda-benda kebudayaan kita selalu enggan untuk mengunjunginya. Lihat saja, Museum Adityawarman selalu kelihatan sepi oleh pengunjung dari kalangan kita dari generasi muda.
Kendatipun ada tempat-tempat kebudayaan lainnya yang berpengunjung. Itu bukan kita, bukan orang Minangkabau. Malahan orang dari luar Minangkabau yang begitu antusias untuk mengetahui tentang kebudayaan Minangkabau.
Kenyataan tersebut juga jadi hal yang perlu kita cermati. Ketika orang dari luar Minangkabau tertarik dengan budaya kita, mereka akan mencari tahu segala sesuatunya. Bisa jadi mereka menanyakan kepada kita. Apa yang akan kita jawab?
Padahal, kita juga tahu kalau kebudayaan sudah memudar. Makanya tak ada salahnya kita menganti jadwal kunjungan kita. Mencoret berwisata keluar daerah. Cobalah berwisata kedalam daerah kita sendiri. Manfaatnnya jelas banyak sekali. Selain kita mengenal tentang kebudayan daerah kita. Jadi, saatnya merubah pikiran kita jadi lebih cerdas. Sambil berekreasi juga sambil belajar kembali.

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tak sekedar Rekreasi

  1. mamas86 berkata:

    Wah kenalan dulu… Salam kenal….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s