OPAK Mahasiswa IAIN

Orientasi Mahasiswa Baru IAIN

“Keluar dari Tradisi Lama”

Sandra, mahasiswa baru IAIN Imam Bonjol Padang terlihat serius mengikuti gladi resik Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK). Dalam hatinya, ini adalah momen yang ditunggunya memasuki universitas. Tapi, ada perasaan cemas yang menggalau di hatinya. Menurut cerita yang didengarnya, OPAK merupakan ajang perponloncoan yang dilakukan senior kepada mahasiswa baru.

Bahkan, menurut cerita, atribut yang dikenakan saat OPAK juga aneh-aneh. Dalam pikirannya sudah tergambar pakaian putih, topi karton, gantungan di leher, tas dari kantong plastik dan sederatan atribut lainnya. Ia tak mau mengenakan atribut yang demikian.

Gladi resik, Senin 2 Agustus 2010 dimulai. Panitia mengumuman atribut yang akan dikenakan mahasiswa baru. Sandra masih memikirkan cerita yang didengarnya dari orang-orang terdekatnya. Setelah mendengar, alangkah terkejutnya Sandra, tak ada atribut yang dipikirkannya.

***

Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) IAIN Imam Bonjol Padang kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini OPAK di IAIN keluar dari tradisi tahun-tahun sebelumnya. Jika  tahun sebelumnya, mahasiswa baru didandani dengan atribut yang aneh, kali ini mahasiswa IAIN tampil dengan dandanan yang sewajarnya.

Kali ini tak ada lagi atribut aneh yang melekat di tubuh mahasiswa baru. Topi dari karton, salempang dari kertas layang, atribut di leher, kantong plastik dengan tali rafia, dan sederatan atribut lainnya yang dipakai pada masa orientasi-orientasi lalu, kini tak dikenakan lag.  Yang dikenakan mahasiswa baru kali ini hanyalah skraf yang menandai masing-masing fakultas.

Penampilan mahasiswa baru kali ini lebih terlihat rapi. Mahasiswa laki-laki memakai baju dan celana putih. Sedangkan mahasiswa perempuan memakai baju kurung putih, rok malereng, jilbab putih. Selain mengenakan seragam tersebut, untuk mahasiswa fakultas adab dilehernya dikenakan skraf warna kuning, jingga untuk Fakultas Dakwah, biru untuk fakultas tarbiyah, merah muda untuk fakultas syariah dan biru muda untuk fakultas ushuluddin. Peragaman skraf ini untuk memudahkan panitia mengenal mahasiswa dari masing-masing fakultas.

Dihilangkan atribut-atribut aneh ini menurut Suibbah, Sekjen Dewan Mahasiswa (DEMA), mengacu kepada buku panduan OPAK. “Dalam buku panduan, memang tak dijelaskan mengenai atribut. Tapi, dalam buku panduan dijelaskan jika OPAK tidak merendahkan harga diri mahasiswa. Dari survei kecil-kecilan yang saya lakukan, kebanyakkan mahasiswa tidak suka memakai atribut aneh begitu. Makanya kami mengambil inisiatif menghilangkan atribut-atribut aneh itu,” terang mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah Islam ini.

Selain  menghilangkan atribut aneh tersebut. Agenda OPAK juga bebas dari perploncoan. Bebas dari perploncoan ini sebenarnya sudah dijalankan dari beberapa tahun belakangan. Namun, kali ini karena atribut aneh pun dihilangkan, jadinya OPAK pun terasa lebih akademis. Bahkan, untuk agenda, kebanyakaan agenda OPAK yang dilaksanakan dari tanggal 3-6 agustus ini diisi dengan materi pengenalan kampus, lembaga kampus, unit kegiatan mahasiswa, pengenalan bakat, lomba pidato bahasa arab, bahasa inggris, bahasa indonesia, lomba MTQ  dan lain sebagainya.

Ada  juga sesi ramah tamah mahasiswa baru dengan lembaga-lembaga di lingkungan kampus dan Unit Kegiatan Mahasiswa. “OPAK juga memberikan gambaran tentang lembaga lembaga di lingkungan IAIN dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Hal ini agar terciptanya kesimbangan antara akademik dan kegiatan kemahasiswaan,” tutur Dr. Firdaus, M.A yang bertindak sebagai ketua panitia.

“Kami tetap meminta panitia untuk tidak melakukan perploncoan di luar dari konsep yang telah ditetapkan. Sejauh ini tidak ada panitia yang melakukan perploncoan, sebab panitia sudah kami pesankan untuk tidak melakukan hal yang demikian,” tambah Suib.

OPAK kali ini diikuti oleh 1499 mahasiswa dengan rincian, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya sebanyak 219 mahasiswa. Fakultas Dakwah dan Ilmu Sosial sebanyak 239 mahasiswa. Fakultas Tarbiyah sebanyak 564 mahasiswa. Fakultas Syariah sebanyak 336 mahasiswa. Dan fakultas Ushuluddin sebanyak 141 mahasiswa. Untuk penerimaan materi tingkat Institut mahasiswa dibagi 3 gugus.  mahasiswa fakultas Syariah dan Dakwah digolongkan dalam satu gugus di Auditium IAIN. Fakultas Tarbiyah di Gedung Serba Guna. Fakultas Adab dan Ushuluddin di Aula Fakultas Ushuluddin. Sedangkan untuk materi dari fakultas, masing-masing dikumpulkan di Aula Fakultas masing-masing.

Setelah menggelar OPAK, keseluruan mahasiswa untuk program Strata satu akan mengikuti placement test Bahasa Arab pada hari Senin (9/08). Tes ini digunakan untuk menganalisa kemampuan Bahasa Arab Mahasiswa. Nantinya akan ada tiga kelas yang meliputi kelas dasar, menengah dan atas. Kelas dasar untuk mahasiswa yang belum paham bahasa arab (terutama mahasiswa yang berasal dari SMA dan SMK), kelas menengah untuk yang kemampuan bahasa arabnya menengah, sedangkan kelas atas untuk yang kemampuan bahasa arabnya bagus. Sedangkan awal kuliah dilaksanakan pada tanggal 20 September atau setelah lebaran. Jadinya mahasiswa punya waktu mengabdi pada masyarakat di bulan ramadhan. [fresti aldi]

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

Satu Balasan ke OPAK Mahasiswa IAIN

  1. nama: arba’ul miftahidein
    nama pgilan:paul
    alamat:jl.pariwisata senggigi
    ttd:puncangsari/03 02 1994
    gugus;D3
    fak:tarbiyah
    jurussan:ips.ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s