Labor Televisi Fakultas Dakwah IAIN IB

Menciptakan mahasiswa yang handal, tidak hanya dilakukan dengan pemberian materi perkuliahan saja. Perlu juga dilakukan pembekalan praktek. Namun, biasanya praktek yang dilakukan hanya sebatas praktek profesi saja dan itu pun dilakukan dalam kurun waktu tertentu saja.

Beranjak dari hal tersebut, Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang melakukan praktek kepada mahasiswa secara berkesinambungan dengan melakukan praktek laboraturium televisi yang diperuntukan untuk mahasiswa Fakultas Dakwah untuk mengasah kemahiran dalam bidang komunikasi.

Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang memang berinduk pada ilmu sosial dan komunikasi. Sehingga wajar jika praktek yang dilakukan juga berbentuk praktek kerja komunikasi. Di fakultas Dakwah sendiri juga disediakan jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Prodi jurnalistik yang diharapkan mempunyai keahlian tersebut.

Program Talkshow “Cahaya Hati” adalah program yang disusun oleh Fakultas Dakwah IAIN IB padang untuk mempersiapkan sarjana yang ahli di bidang komunikasi dan multimedia. Prorgam ini adalah bentuk kerja sama fakultas dengan Sumatera Media Creatif (SMC) dan Persatuan Majelis Taklim (PMT) kota Padang

Dalam program ini, mahasiswa diberikan praktek langsung bagaimana cara mengelola acara televisi. Mulai dari bagaimana mengelola kamera, menjadi presenter dan lainnya. Program ini dilakukan setiap minggunya dengan mendatangkan narasumber sesuai tema yang diangkat.

Disamping narasumber, juga didatangkan penonton yang akan bertanya jawab dengan narasumber. Biasanya penonton yang datang berasal dari Persatuan Majelis Taklim (PMT) kota Padang. Namun, tak jarang juga penonton yang ada berasal dari kalangan dalam fakultas, seperti mahasiswa dan dosen.

Masalah Syuting atau pengambilan gambar, program Cahaya Hati ini dilangsungkan di Labor Televisi fakultas Dakwah. Awalnya pelaksanaan syuting dilakukan pada hari Sabtu dan satu episode. Namun, mengingat efesiensi waktu yang dimiliki mahsiswa dan semua pihak yang terlibat dalam program ini, jadwal pengambilan gambar pun dilaksanakan pada setiap Jumat nya dengan langsung mengambil dua episode sekaligus.

Awalnya, program ini diprakarsai oleh SMC dan Fakultas yang ingin mengkader mahasiswa IAIN Imam Bonjol, khususnya mahasiswa fakultas Dakwah. Awalnya terbentuk pada bulan Juni, acara ini dikelola langsung oleh Produsion House (PH) SMC, baik dari tenaga kameramen, maupun tenaga presenter. Namun, saat ini Mahasiswa sudah diberikan kesempatan untuk menghandel sendiri acara ini, mulai dari bagaimana memproduseri, bagaimana mengelola iklan, bagaimana menjadi presenter dan seluruh kegiatan yang terkait dalam pembuatan acara televisi.

Menurut Usman, kepala Labor Televisi Fakultas Dakwah, program ini dilaksanakan untuk mengkader mahasiswa fakultas Dakwah agar terampil dalam bidang teknis multimedia.

“Awalnya program ini memang dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Prodi Jurnalistik. Namun, mengingat Fakultas Dakwah yang juga memiliki jurusan lain seperti Bimbingan Konseling Islam, Manajemen Dakwah Islam dan Pengembangan Masyarakat Islam program ini pun terbuka untuk semua jurusan yang ada di fakutas dakwah,” jelas pria yang juga sekretaris Jurusan KPI ini.

Saat ini, hingga Awal Oktober 2010, program Cahaya Hati telah memproduksi lebih dari sebelas episode. Bahkan, program ini tidak hanya menjadi dokumentasi dari fakultas saja. Program ini pernah ditayangkan di empat stasiun televisi lokal. Acara ini pun mengalamoi kemajuan yang cukup signifikan karena mahasiswa sudah terlibat langsung dalam pembuatan program ini. Pihak PH (SMC red) hanya bertindak mengawasi saja. Manajemennya juga sudah berasal dari mahasiswa.

Kedepan, program ini tidak hanya sebatas acara talkshow saja. Pihak fakultas juga ingin membuat progam ini menjadi titik awal untuk menciptakan kecakapan mahasiswa dalam bidang multimedia. Program ini hanya sebatas latihan atau permulaan saja. Nantinya juga akan lahir komunitas mahasiswa yang belajar memproduksi feature televisi, film singkat, berita singkat dan program televisi lainnya.

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s