Komunitas Jurnalistik

Dari Arisan Buku Hingga Menerbitkan Buku

 

Menjadi mahasiswa saja rasanya tak cukup untuk menambah banyak keahlian. Kuliah merupakan salah satu wadah untuk memperoleh pengetahuan. Tapi jika kita hanya berharap pada perkuliahan saja, tak menjamin. Sebab perkuliahan hanya memberikan materi dan teori saja.

Kiranya juga perlu menambah kegiatan dengan membentuk sebuah komunitas dengan keahlian atau hobi yang dimiliki. Misalnya saja komunitas Jurnalistik IAIN Imam Bonjol Padang. Komuninitas ini lahir sebagai bentuk kecintaanya terhadap dunia jurnalistik. Pembentukkannya juga secara spontan oleh mahasiswa Jurnalistik Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang.

Di dalam komunitas, seluruh anggota mengembangkan kemampuan jurnalistik yang dimilikinya.  Misalkan dalam komunitas ini, para anggotanya sama-sama belajar untuk menjadi seorang jurnalisk yang handal. Pelatihan dan beberapa program yang dicanangkan merupakan salah satu agenda yang dibahas dalam komunitas ini.

Komunitas Jurnalistik sebenarnya terbentuk secara spontan saja. Tak ada rencana untuk mendirikan program ini. Komunitas ini terbentuk karena mahasiswa jurnalistik yang ingin melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik dan menambah pengetahuan mereka.

Acara dan kegiatan yang diangkat komunits ini tak jauh-jauh dari dunia jurnalistik dan kegiatan yang menambah pengetahua dalam bidang jurnalistik. Memasuki usianya yang belum genap setahun, komunitas jurnalistik telah banyak membuat program-program kegiatan.

Misalnya saja, setiap minggunya komunitas ini menjalankan arisan buku. Diakui oleh Aidina Fitra, salah satu pengurus dari komunitas ini, arisan buku merupakan salah satu cara yang dilakukan komunitas ini untuk mengeloksi buku. Terkadang banyak mahasiswa yang kesulitan untuk membeli buku. Arisan buku salah satu solusinya. Setiap minggunya dikumpulkan uang seribu per orang. Selanjutnya dibelilah buku sebanyak uang yang terkumpul. Akan diundi siapa yang akan menerima buku setiap minggunya.

Selain Arisan buku, setiap bulannya komunitas ini juga menerbitkan buletin. Buletin yang dikelola oleh anggota komunitas berisi tulisan mahasiswa IAIN yang mau untuk menulis. Soalnya banyak mahasiswa yang mau menulis, tapi tidak tahu media mana yang ia tuju. Ataupun banyak penulis pemula yang mau menulis, tapi mereka belum berani untuk mengirimkannya kepada media lokal, maka buletin komunitas jurnalistik adalah solusinya.

Di umur yang masih muda ini, komunitas jurnalistik juga telah berhasil menelurkan dua buah jurnal mahasiswa. Selain itu, sebuah buku juga telah diterbitkan oleh komunitas ini. Ini tak lepas dari usaha komunitas ini untuk belajar bagaimana menulis dan menghasilkan karya. Bahkan, beberapa waktu yang lalu komunitas ini juga berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah koran harian minggu untuk mengisi satu halaman setiap minggunya.

Saat ini, komunitas ini telah mempunyai sekitar limapuluh anggota. Limapuluh anggota tersebut adalah mahasiswa jurnalistik yang tergabung dari mahasiswa semester I dan semester III. Untuk saat ini, komunitas ini memang baru diisi oleh mahasiswa jurusan jurnalistik. Tapi, tentu saja komunitas ini juga terbuka bagi mahasiswa lain yang juga ingin belajar jurnalistik bersama. Tak hanya di lingkungan IAIN saja, komunitas ini juga berharap akan ada anggota yang juga berasal dari luar IAIN untuk sama-sama belajar jurnalistik dan menjadikan kegiatan jurnalistik sebagai salah satu kegiatan yang menyenangkan dengan berbagai acara dan kegiatan sesuai dengan misi komunitas ini. [fresti aldi]

Dari Arisan Buku Hingga Menerbitkan Buku 

Menjadi mahasiswa saja rasanya tak cukup untuk menambah banyak keahlian. Kuliah merupakan salah satu wadah untuk memperoleh pengetahuan. Tapi jika kita hanya berharap pada perkuliahan saja, tak menjamin. Sebab perkuliahan hanya memberikan materi dan teori saja.
Kiranya juga perlu menambah kegiatan dengan membentuk sebuah komunitas dengan keahlian atau hobi yang dimiliki. Misalnya saja komunitas Jurnalistik IAIN Imam Bonjol Padang. Komuninitas ini lahir sebagai bentuk kecintaanya terhadap dunia jurnalistik. Pembentukkannya juga secara spontan oleh mahasiswa Jurnalistik Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang.
Di dalam komunitas, seluruh anggota mengembangkan kemampuan jurnalistik yang dimilikinya.  Misalkan dalam komunitas ini, para anggotanya sama-sama belajar untuk menjadi seorang jurnalisk yang handal. Pelatihan dan beberapa program yang dicanangkan merupakan salah satu agenda yang dibahas dalam komunitas ini.
Komunitas Jurnalistik sebenarnya terbentuk secara spontan saja. Tak ada rencana untuk mendirikan program ini. Komunitas ini terbentuk karena mahasiswa jurnalistik yang ingin melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik dan menambah pengetahuan mereka.
Acara dan kegiatan yang diangkat komunits ini tak jauh-jauh dari dunia jurnalistik dan kegiatan yang menambah pengetahua dalam bidang jurnalistik. Memasuki usianya yang belum genap setahun, komunitas jurnalistik telah banyak membuat program-program kegiatan.
Misalnya saja, setiap minggunya komunitas ini menjalankan arisan buku. Diakui oleh Aidina Fitra, salah satu pengurus dari komunitas ini, arisan buku merupakan salah satu cara yang dilakukan komunitas ini untuk mengeloksi buku. Terkadang banyak mahasiswa yang kesulitan untuk membeli buku. Arisan buku salah satu solusinya. Setiap minggunya dikumpulkan uang seribu per orang. Selanjutnya dibelilah buku sebanyak uang yang terkumpul. Akan diundi siapa yang akan menerima buku setiap minggunya.
Selain Arisan buku, setiap bulannya komunitas ini juga menerbitkan buletin. Buletin yang dikelola oleh anggota komunitas berisi tulisan mahasiswa IAIN yang mau untuk menulis. Soalnya banyak mahasiswa yang mau menulis, tapi tidak tahu media mana yang ia tuju. Ataupun banyak penulis pemula yang mau menulis, tapi mereka belum berani untuk mengirimkannya kepada media lokal, maka buletin komunitas jurnalistik adalah solusinya.
Di umur yang masih muda ini, komunitas jurnalistik juga telah berhasil menelurkan dua buah jurnal mahasiswa. Selain itu, sebuah buku juga telah diterbitkan oleh komunitas ini. Ini tak lepas dari usaha komunitas ini untuk belajar bagaimana menulis dan menghasilkan karya. Bahkan, beberapa waktu yang lalu komunitas ini juga berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah koran harian minggu untuk mengisi satu halaman setiap minggunya.
Saat ini, komunitas ini telah mempunyai sekitar limapuluh anggota. Limapuluh anggota tersebut adalah mahasiswa jurnalistik yang tergabung dari mahasiswa semester I dan semester III. Untuk saat ini, komunitas ini memang baru diisi oleh mahasiswa jurusan jurnalistik. Tapi, tentu saja komunitas ini juga terbuka bagi mahasiswa lain yang juga ingin belajar jurnalistik bersama. Tak hanya di lingkungan IAIN saja, komunitas ini juga berharap akan ada anggota yang juga berasal dari luar IAIN untuk sama-sama belajar jurnalistik dan menjadikan kegiatan jurnalistik sebagai salah satu kegiatan yang menyenangkan dengan berbagai acara dan kegiatan sesuai dengan misi komunitas ini. [fresti aldi]

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0in; text-align:justify; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Dari Arisan Buku Hingga Menerbitkan Buku

Menjadi mahasiswa saja rasanya tak cukup untuk menambah banyak keahlian. Kuliah merupakan salah satu wadah untuk memperoleh pengetahuan. Tapi jika kita hanya berharap pada perkuliahan saja, tak menjamin. Sebab perkuliahan hanya memberikan materi dan teori saja.

Kiranya juga perlu menambah kegiatan dengan membentuk sebuah komunitas dengan keahlian atau hobi yang dimiliki. Misalnya saja komunitas Jurnalistik IAIN Imam Bonjol Padang. Komuninitas ini lahir sebagai bentuk kecintaanya terhadap dunia jurnalistik. Pembentukkannya juga secara spontan oleh mahasiswa Jurnalistik Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang.

Di dalam komunitas, seluruh anggota mengembangkan kemampuan jurnalistik yang dimilikinya.  Misalkan dalam komunitas ini, para anggotanya sama-sama belajar untuk menjadi seorang jurnalisk yang handal. Pelatihan dan beberapa program yang dicanangkan merupakan salah satu agenda yang dibahas dalam komunitas ini.

Komunitas Jurnalistik sebenarnya terbentuk secara spontan saja. Tak ada rencana untuk mendirikan program ini. Komunitas ini terbentuk karena mahasiswa jurnalistik yang ingin melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik dan menambah pengetahuan mereka.

Acara dan kegiatan yang diangkat komunits ini tak jauh-jauh dari dunia jurnalistik dan kegiatan yang menambah pengetahua dalam bidang jurnalistik. Memasuki usianya yang belum genap setahun, komunitas jurnalistik telah banyak membuat program-program kegiatan.

Misalnya saja, setiap minggunya komunitas ini menjalankan arisan buku. Diakui oleh Aidina Fitra, salah satu pengurus dari komunitas ini, arisan buku merupakan salah satu cara yang dilakukan komunitas ini untuk mengeloksi buku. Terkadang banyak mahasiswa yang kesulitan untuk membeli buku. Arisan buku salah satu solusinya. Setiap minggunya dikumpulkan uang seribu per orang. Selanjutnya dibelilah buku sebanyak uang yang terkumpul. Akan diundi siapa yang akan menerima buku setiap minggunya.

Selain Arisan buku, setiap bulannya komunitas ini juga menerbitkan buletin. Buletin yang dikelola oleh anggota komunitas berisi tulisan mahasiswa IAIN yang mau untuk menulis. Soalnya banyak mahasiswa yang mau menulis, tapi tidak tahu media mana yang ia tuju. Ataupun banyak penulis pemula yang mau menulis, tapi mereka belum berani untuk mengirimkannya kepada media lokal, maka buletin komunitas jurnalistik adalah solusinya.

Di umur yang masih muda ini, komunitas jurnalistik juga telah berhasil menelurkan dua buah jurnal mahasiswa. Selain itu, sebuah buku juga telah diterbitkan oleh komunitas ini. Ini tak lepas dari usaha komunitas ini untuk belajar bagaimana menulis dan menghasilkan karya. Bahkan, beberapa waktu yang lalu komunitas ini juga berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah koran harian minggu untuk mengisi satu halaman setiap minggunya.

Saat ini, komunitas ini telah mempunyai sekitar limapuluh anggota. Limapuluh anggota tersebut adalah mahasiswa jurnalistik yang tergabung dari mahasiswa semester I dan semester III. Untuk saat ini, komunitas ini memang baru diisi oleh mahasiswa jurusan jurnalistik. Tapi, tentu saja komunitas ini juga terbuka bagi mahasiswa lain yang juga ingin belajar jurnalistik bersama. Tak hanya di lingkungan IAIN saja, komunitas ini juga berharap akan ada anggota yang juga berasal dari luar IAIN untuk sama-sama belajar jurnalistik dan menjadikan kegiatan jurnalistik sebagai salah satu kegiatan yang menyenangkan dengan berbagai acara dan kegiatan sesuai dengan misi komunitas ini. [fresti aldi]

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

2 Balasan ke Komunitas Jurnalistik

  1. ryan berkata:

    sy mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di makassar tapi saya bukan dari fakultas jurnalistik melainka sistem informasi, apa bisa sy bergabun dengan komunitas jurnalistik IAIN ?
    sy juga cinta dan suka terhadap dunia jurnalistik, dunia penyalur informasi dan dunia ilmu pengetahuan.

  2. frestialdi berkata:

    bisa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s