Konsistensi, itu perlu!

Tanpa disadari, saya dipertemukan pada dunia menulis. Sebuah proses yang saya kira hanya sebuah keisengan. Tak pernah terlintas dalam pikiran akan bergabung dalam dunia tulis menulis. Tapi perjalanan ini telah mengantarkannya di sana.

Sekarang, saya mesti konsisten saja. Jika dunia saya adalah dunia menulis. Saya mesti menuliskan apa yang saya ketahui. Menginformasikan ke publik, itu bahasa yang digunakan banyak orang untuk mengistilahkan dunia ini.

Tak perlu banyak alasan, tak ada alasan untuk tidak memulainya dari sekarang. Karena, dunia saya yang sesungguhnya telah ditentukan dan sudah terlihat dari sekarang. Yang paling penting adalah fokus dan terus berkarya secara konsisten. Itu yang rasanya mesti saya lakukan.

Jika melihat ke belakang, kadang pasang surut sering saya alami. Tapi jika kita melangkah ke depan, kita tak boleh berdiam diri saja. Mesti melakukan perubahan. Dan perubahan yang mesti saya lakukan adalah dengan menjadikan blog ini sebagai sarana untuk belajar dan terus belajar. Dan sampai kapan pun, hingga menjadi dewasa ataupun menua, tak ada kata berhenti untuk belajar. Yang mesti saya lakukan tetap sama, menulis apa yang saya ketahui dari membaca apa yang tidak saya ketahui. Hari ini, saya memulainya (lagi).

Padang, Maret 2011

Tentang frestialdi

TercipTa dengan nama Fresti Aldi. Bukan nama minuman. Hanya saja mempunyai sedikit kemiripin. Entah siapa yang awalnya yang miliki nama tersebut. Yang jelas sampai sekarang enjoy aja dengan nama tersebut. Bahkan, nama tersebut juga memudahkan orang-orang untuk ingat dengan seorang Fresti Aldi. Selalu ingin menjadi yang terbaik buat orang lain. Selalu berpenempilan ceria walaupun dalam diri ada suatu masalah. Masalah itu akan akan besar kalau kita membesarkan masalah tersebut. Jangan pernah berharap sesuatu terjadi kalau kita tidak melakukan sesuatu, itulah prinsip hidup. Selalu tersenyum. Smile for All. With smile we can to be a good people. Don't worry. I can give my smile for you, for you and for you. Terakhir, selalu menggangap orang lain sama dengan kita. Jangan merasa hebat, tapi jangan juga merasa bodoh. Hargailah sebuah kelemahan. bye..
Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s